Langsung ke konten utama

Tari Dayak Kenyah Populer


4 Tarian Dayak Kenyah Populer

4 Tarian Dayak Kenyah Populer

Tarian-tarian Suku Dayak biasanyan didasari  fenomena alam dan realitas kehidupan. Masyarakat Dayak sangat  akrab  dengan hutan dan sungai. Oleh karena itu   hutan dan sungai sangat dijaga demi keberlangsungan dan keseimbangan  ekosistem di dalamnya.

Maka itu, setiap tarian yang dipertunjukan memberikan  makna dan  pesan moral kehidupan serta menjunjung kebudayaan adat yang kuat.

Demikian halnya tarian Dayak Kenyah, banyak diilhami oleh peristiwa alam. Selain itu,  tarian yang ditampilkan untuk  merayakan peristiwa penting.

Berikut ini 4 tarian Dayak kenyah yang populer dipertunjukan dalam pentas pentas seni tari.

Tari Kancet Lasan

Tari Kancet Lasan adalah tarian tunggal wanita yang bercerita keseharian Burung Enggang. Tarian ini lebih ditekankan pada gerak-gerak burung Enggang ketika terbang melayang dan hinggap bertengger di dahan pohon.Tarian ini juga sering dibawakan untuk menghormati atau meluhurkan nenek moyang.

Tari Hudoq

Tari Hudoq awalnya hanya dilakukan untuk upacara membuka lahan atau  menyambut tahun tanam maupun sebagai ucapan terima kasih kepada dewa.
Namun seiring dengan berjalannya waktu dan untuk melestarikan kebudayaan, tarian ini juga ditampilkan di acara penting lainnya.

Tari Kanjet Anyam Tali

Tarian yang dibawakan oleh banyak penari, bergerak berirama menyatukan tali yang berbeda warna.
Bentuk pesan, dalam Tari Kanjet Anyam Tali adalah nyanyian, gerakan dan penampilan.

Tari Bangen Tawai

Tarian ini biasa dibawakan oleh perempuan muda Suku Dayak Kenyah yang menggambarkan rasa syukur kepada Tuhan karena berkat melimpah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Profil, Karier dan Pengalaman Presiden MADN Baru

SABTU ESOK, (6/11),  Dr Marthin Billa MM akan dikukuhkan sebagai Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) masa bakti 2021- 2026.  Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) Dapil Kalimantan Utara itu akan disahkan  secara adat pada jam 10.00 -12.00 WIB,  di  Hotel Santika, Slipi Jakarta. Bagi kamu yang belum mengetahui profil Presiden MADN baru tersebut,  silahkan  simak biofile beliau, berikut ini. BIODATA   Nama :  Dr. Drs. Marthin Billa, MM Tempat Tanggal Lahir : Nahakramo, 29 Maret 1954 Alamat :  Jl. Pusat Pemerintahan Malinau Nama Isteri :  Ny. Yuari Itun, BA Nama Anak :  1. Artya Fathra     2. Yurita Hopia   3. Yuritina Joisa   4. Yuritiani Hepi PENDIDIKAN 1984  : S1 Fisipol Unmul Samarinda 1999  : Program S2 Magister Management (MM) Universitas    Krisnadwipayana (UNKRIS) Jakarta 2005  : Program Doktoral S3 Spesialis Bidang Manajemen Publik ...

Desa Wisata Metun Sajau Kaltara

DESA METUN SAJAU merupakan salah satu desa wisata suku Dayak Kenyah yang berada di Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.Desa Metun Sajau ditetapkan sebagai desa wisata oleh Kementrian Pariwisata RI pada tahun 2016. Mayoritas penduduk desa ini dihuni etnis Dayak Kenyah Bakung. Jarak menuju desa wisata ini sangatlah dekat, hanya 29 Kilometer dari Tanjung Selor, Ibu Kota Kabupaten Bulungan dan Provinsi Kaltara, atau sekitar 45 waktu tempuh perjalanan. Namun waktu tempuh bisa lebih cepat jika kondisi jalan yang sudah beraspal mulus. Desa Metun Sajau kental dengan budaya dan adat istiadat. Atraksi budaya dan pertunjukan seni seperti permainan olahraga tradisional dan tarian menjadi ciri khas yang dapat anda saksikan. Berikut beberapa pertunjukan dan permainan yang sering ditampilkan oleh penggiata budaya dan wisata Desa Metun Sajau: 1. ALENG Aleng merupakan permainan yang terbuat dari kayu. Aleng ini terdiri dari dua potong kayu, yang satu lebih panjang dan uj...

Bulan Purnama Blue Moon Tanda Serangan Setan dan Manusia Jadi-Jadian

Mitos Fenomena purnama yang biasa disebut  blue moon  atau  Bulan biru  masih dipercaya oleh sebagian orang hingga saat itu, di dunia barat, kemunculan  blue moon  erat hubungannya dengan  hal-hal berbau mistis. Peristiwa alam itu dianggap istimewa oleh kebanyakan orang karena kemunculannya termasuk langka. Meskipun blue moon adalah peristiwa purnama biasa, tetapi sebagian orang-orang Eropa zaman dulu menganggap kemunculannya berkaitan dengan sosok manusia serigala jadi-jadian alias  werewolf. ilmuwan di berbagai belahan dunia pun banyak yang mencoba mengungkap mitos yang berkaitan dengan Bulan purnama itu untuk mematahkan   tahayul Seputar  Bulan purnama, seperti: 1. Serangan setan yang memicu kejang-kejang Orang-orang Eropa zaman dulu kerap menghubungkan kejang-kejang yang terjadi secara tiba-tiba saat Bulan purnama sebagai bentuk serangan setan. Namun penelitian di jurnal  Epilepsy & Behavior  di tahun 2004 meny...